Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

penjelasan

Gambar
[14/9, 19.55] suhandono: [14/9, 19.37] suhandono: Saya niat menyalurkan DIAMOND WHITE FLAME ke CHAKRA ANAHATA secara terus menerus dengan DIAMOND WHITE FLAME yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat [14/9, 19.42] suhandono: Saat masih meditasi di SATSANG rata rata murid diajarkan tentang NAM atau NYANYIAN SURGA tempatnya di BINDU [14/9, 19.44] suhandono: Ada yang percaya bindu itu di ubun ubun ada yang percaya bindu di chakra AJNA ada yang percaya bindu di kelenjar Pineal ada yang percaya bindu di chakra ajna bagian belakang dst [14/9, 19.45] suhandono: Hingga nanti saat KUNDALINI bisa MASUK KE CHAKRA SAHASRARA dan MEMICU PENCERAHAN Kundalini akan turun kembali ke CHAKRA ANAHATA [14/9, 19.46] suhandono: Alasannya karena PENYEBAB KARMA ADALAH KEINGINAN yang berasal dari CHAKRA ANAHATA [14/9, 19.48] suhandono: Apa yang terjadi saat CHAKRA ANAHATA MEMBUKA SANGAT LEBAR, KEINGINAN MENJADI SANGAT MINIMALIS [14/9, 19.49] suhandono: BAHKAN TIDAK BISA MARAH INGIN MARAH TETAP TIDAK...

DIAMOND WHITE FLAME

Gambar
[8/9, 18.37] suhandono: Saya niat menyalurkan DIAMOND WHITE FLAME ke DANTIAN BAWAH DANTIAN TENGAH DANTIAN ATAS secara terus menerus dengan DIAMOND WHITE FLAME yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat [8/9, 19.18] suhandono: Diamond White Flame, energi/cahaya putih tersebut disalurkan terus-menerus ke tiga Dantian—Bawah, Tengah, dan Atas—maka prosesnya dapat dijelaskan sebagai pemurnian dan integrasi tiga pusat energi. [8/9, 19.19] suhandono: 1. Dantian Bawah — pusat akar dan vitalitas Aliran Diamond White Flame diarahkan ke Dantian Bawah terlebih dahulu. Secara konseptual, prosesnya dapat dipahami sebagai: memperkuat fondasi energi dan vitalitas; menstabilkan tubuh dan napas; mengolah energi dasar menjadi energi yang lebih halus; meningkatkan rasa grounding, ketenangan, dan kestabilan. Dantian Bawah menjadi seperti reservoir energi. [8/9, 19.20] suhandono: 2. Dantian Tengah — pusat hati dan transformasi Ketika aliran diteruskan ke Dantian Tengah: energi dasar dipadukan de...

JING

Gambar
[8/9, 15.19] suhandono: [8/9, 15.17] suhandono: [8/9, 14.29] suhandono: [8/9, 12.33] suhandono: Jalani hidup sehari demi sehari [8/9, 12.56] suhandono: JING atau ESENSI KEHIDUPAN WARISAN DARI KEDUA ORANG TUA yang berada di ginjal manusia serba terbatas tergantung dari orang tuanya jika orang tua umur panjang artinya JING yang diwariskan lumayan berlimpah dan banyak [8/9, 12.56] suhandono: JING jumlah tetap dan bisa DITAMBAH JIKA RAJIN BERKULTIVASI SPIRITUAL [8/9, 12.57] suhandono: Contohnya dengan menyalurkan DIAMOND WHITE FLAME ke titik QI HAI [8/9, 12.58] suhandono: JING BERPENGARUH TERHADAP KUALITAS HIDUP SECARA KESELURUHAN [8/9, 12.59] suhandono: Kesehatan kemakmuran kebahagiaan dll [8/9, 13.00] suhandono: Penyerapan JING jika dilakukan bersama sama akan lebih efektif seperti MELAKUKAN MEDITASI BERSAMA [8/9, 14.59] suhandono: Perlu DIPERHATIKAN pembentukan JING membutuhkan PROSES selama 35 hari sampai 40 hari di tubuh PRAKTISI [8/9, 14.59] suhandono: QI ATAU KI ATAU ENE...

ATMAN

Gambar
[1/9, 18.10] suhandono: [1/9, 18.00] suhandono: [1/9, 17.48] suhandono: [1/9, 17.41] suhandono: Untuk mengenal ATMAN cara mudahnya bagaimana pak han [1/9, 17.42] suhandono: TUBUH MENGALAMI PENGENDORAN ATAU RELAKSASI MENDALAM [1/9, 17.42] suhandono: ENERGI MENYEBAR MERATA DI SELURUH TUBUH [1/9, 17.42] suhandono: Caranya bagaimana pak Han [1/9, 17.43] suhandono: PAKAI ALFA HEALING [1/9, 17.43] suhandono: Atau leluhur mengajari kita MENGUCAPKAN CARAKA BALIK [1/9, 17.45] suhandono: NGO TO BO GO MO NYO YO JO DO PO LO WO SO TO DO KO RO CO NO HO [1/9, 17.45] suhandono: Atau 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 KOSONG [1/9, 17.46] suhandono: Setelah itu tidur [1/9, 17.46] suhandono: Lakukan saja dan lupakan [1/9, 17.48] suhandono: Nanti tiba tiba anda paham dengan sendirinya [1/9, 17.52] suhandono: Jika kita membaca teori tentang ATMAN bukunya sangat tebal dan rumit dan ruwet serta njlimet [1/9, 17.52] suhandono: Aslinya prakteknya sangat mudah [1/9, 17.53] suhandono: SEMAKIN SEDERHANA SEMAKIN MEN...