TEKNIK 7JARING LABA-LABA ENERGI
TEKNIK 7
JARING LABA-LABA ENERGI
Tujuan
Membangun sistem distribusi energi yang menghubungkan pusat penyimpanan utama di pusar dengan seluruh bagian tubuh. Jaring laba-laba ini berfungsi seperti sistem peredaran darah kedua yang mengalirkan prana ke setiap sel, otot, organ, dan tulang. Tanpa jaring ini, energi yang tersimpan di pusar tidak akan bisa dimanfaatkan secara maksimal karena tidak ada saluran distribusinya.
Waktu Pelaksanaan
Setelah pusaran di pusar sudah terasa stabil dan berdenyut mandiri. Waktu terbaik adalah pagi hari setelah latihan pernafasan lengkap atau malam sebelum tidur saat tubuh dalam keadaan sangat rileks.
Posisi Tubuh
Duduk bersila dengan punggung tegak. Kedua telapak tangan diletakkan di atas paha dalam posisi terbuka. Mata terpejam lembut. Tarik nafas panjang beberapa kali hingga tubuh terasa tenang dan siap.
Tahap Persiapan
Arahkan kesadaran ke pusaran di pusar. Rasakan denyutnya. Tarik nafas pelan dan saat menarik nafas bayangkan pusaran itu menyala lebih terang. Lakukan tiga kali tarikan nafas hanya untuk mengaktifkan pusaran. Biarkan pusaran berputar dengan kecepatan stabil.
Tahap Pelaksanaan
Fase Pertama Pembentukan Benang Tunggal
Tarik nafas perlahan. Saat menarik nafas, bayangkan dari pusaran keluar seberkas cahaya putih keperakan setipis rambut. Benang cahaya ini keluar dari tepi pusaran lalu merambat pelan menuju telapak kaki kanan.
Tahan nafas. Saat menahan nafas, biarkan benang cahaya itu terus merambat melewati paha, lutut, betis, hingga mencapai telapak kaki. Rasakan seperti ada aliran hangat atau getaran merambat turun di kaki.
Hembuskan nafas perlahan. Saat menghembuskan nafas, benang cahaya itu tiba di telapak kaki dan menyebar membentuk lingkaran kecil bercahaya di pusat telapak kaki. Lingkaran ini seperti matahari kecil di kaki.
Ulangi proses yang sama untuk kaki kiri. Tarik nafas, benang keluar dari pusaran merambat ke kaki kiri. Tahan nafas, benang mencapai telapak kaki. Hembus nafas, benang membentuk lingkaran cahaya di telapak kaki kiri.
Fase Kedua Pembentukan Jaring Dasar
Setelah kedua kaki terhubung, tarik nafas panjang. Saat menarik nafas, bayangkan dari pusaran keluar empat benang cahaya sekaligus. Satu ke tangan kanan, satu ke tangan kiri, satu ke kepala, satu ke tulang ekor.
Tahan nafas selama mungkin dengan nyaman. Saat menahan nafas, keempat benang ini merambat bersamaan. Benang ke tangan kanan melewati dada, bahu, lengan, hingga ke ujung jari. Benang ke tangan kiri dengan jalur yang sama. Benang ke kepala naik melewati ulu hati, dada, tenggorokan, wajah, hingga ke ubun ubun. Benang ke tulang ekor turun melewati perut bagian belakang, pinggang, hingga ke tulang ekor.
Hembuskan nafas perlahan. Saat menghembuskan nafas, keempat ujung benang sampai di tujuan dan membentuk lingkaran cahaya di telapak tangan kanan, telapak tangan kiri, ubun ubun, dan tulang ekor.
Fase Ketiga Pembuatan Cabang Cabang
Sekarang pusaran telah terhubung dengan enam titik utama kedua kaki, kedua tangan, kepala, dan tulang ekor. Nafas kembali normal tanpa ditahan.
Mulailah menarik nafas pelan. Saat menarik nafas, bayangkan dari benang utama di kaki kanan keluar cabang cabang kecil seperti urat daun. Cabang ini menyebar ke seluruh permukaan kaki kanan dari paha hingga jari jari.
Saat menghembuskan nafas, cabang cabang ini menyelesaikan perjalanannya. Kaki kanan kini terselimuti jaring halus bercahaya.
Lakukan hal yang sama untuk kaki kiri, tangan kanan, tangan kiri, kepala, dan seluruh batang tubuh. Setiap tarikan nafas membuat jaring semakin rapat. Setiap hembusan nafas membuat jaring semakin terang.
Tahap Pemantapan
Setelah seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki terselimuti jaring cahaya, tarik nafas dalam dan tahan. Saat menahan nafas, bayangkan pusaran di pusar berputar sangat cepat seperti turbin. Seluruh jaring yang tadi terbentuk tiba tiba tersedot kembali ke pusaran seperti jaring ditarik kuat.
Hembuskan nafas. Saat menghembuskan, jaring tidak menghilang. Justru kini jaring tidak lagi berada di permukaan kulit tetapi telah meresap masuk ke dalam tubuh menyelimuti setiap organ, otot, tulang, dan bahkan setiap sel.
Visualisasikan tubuh dari dalam adalah bangunan bertingkat yang gelap. Kini setiap ruangan, setiap lorong, setiap sudut telah terpasang kabel kabel cahaya yang saling terhubung ke pusat kendali di pusar.
Tarik nafas sekali lagi dan rasakan denyut energi serempak di seluruh tubuh. Bukan hanya di perut, tetapi di jari kaki, ujung jari tangan, ubun ubun, dan tulang ekor. Seluruh tubuh hidup dalam satu irama denyut yang sama.
Visualisasi Pendukung
Bayangkan tubuh adalah sebuah kota besar yang gelap gulita. Pusaran di pusar adalah pembangkit listrik tenaga nuklir. Jaring laba laba adalah kabel kabel listrik yang dipasang ke seluruh pelosok kota. Setiap rumah, setiap jalan, setiap lampu kini teraliri listrik. Kota yang tadinya gelap kini terang benderang.
Bayangkan setiap kali jantung berdetak, pembangkit listrik di pusar memompa energi melalui jaring ke seluruh tubuh. Setiap kali nafas masuk, jaring menyerap prana baru dari udara dan mengalirkannya ke pembangkit listrik. Ini siklus abadi yang terus berputar.
Tanda Tanda Keberhasilan
Seluruh tubuh terasa terselimuti selimut hangat. Getaran halus terasa merata di telapak kaki, telapak tangan, ubun ubun, dan tulang ekor. Jika telapak tangan didekatkan ke bagian tubuh mana pun, terasa seperti ada tarikan magnet. Rasa lelah pulih lebih cepat dari biasanya. Daya tahan tubuh meningkat drastis. Pada tahap lanjut, Anda dapat merasakan denyut energi di bagian tubuh yang sebelumnya tidak pernah terasa.
Kesalahan Umum
Membangun jaring hanya di permukaan kulit tidak masuk ke organ dalam. Hanya fokus ke satu atau dua titik dan mengabaikan titik lainnya. Terburu buru ingin jaring selesai dalam satu sesi padahal proses alami membutuhkan waktu. Lupa mengaktifkan pusaran sebelum memulai. Jaring putus di tengah karena konsentrasi hilang.
Catatan Penting
Teknik 7 adalah sistem plumbing energi tubuh. Jaring laba laba ini akan menjadi jalan raya bagi prana untuk pergi ke bagian tubuh yang membutuhkan penyembuhan, penguatan, atau pembersihan.
Setelah jaring terbentuk, Anda akan merasakan bahwa energi tidak lagi hanya mengendap di perut tetapi dapat dengan sengaja dialirkan ke bagian tubuh tertentu hanya dengan kemauan. Ingin tangan hangat alirkan dari pusar ke tangan. Ingin kaki segar alirkan dari pusar ke kaki.
Jaring ini tidak terbentuk sekali jadi. Pada minggu pertama Anda mungkin hanya berhasil membangun jalur utama. Pada minggu kedua cabang cabang mulai terbentuk. Pada minggu ketiga jaring mulai meresap ke dalam organ. Pada minggu keempat jaring telah menyatu dengan sistem saraf dan peredaran darah.
Lakukan teknik ini setiap hari selama empat puluh hari berturut turut setelah pusaran stabil. Jangan pernah melompat ke teknik 8 sebelum jaring di seluruh tubuh terasa lengkap meskipun masih kasar. Kesabaran adalah kunci.
Jika suatu saat Anda terluka atau sakit di bagian tubuh tertentu, jaring ini akan secara otomatis mengalirkan lebih banyak energi ke area itu tanpa perlu diminta. Tubuh Anda kini memiliki sistem pertolongan pertama energi sendiri.
Teknik 7 selesai. Setelah jaring laba laba terpasang sempurna, Anda siap melangkah ke teknik akumulasi di solar plexus yang lebih #kundalinisejati
#trisulavedha
#kesadaranmurni
#energitinggibukanmainan
#spiritualberkelas
#jalankesadaran
#meditasidalambukanrame
#ilmubatin
#suhandonowijoyokusumo
#gurubatin
#kundalinisejati
#trisulavedha
#kesadaranmurni
#energitinggibukanmainan
#spiritualberkelas
#jalankesadaran
#meditasidalambukanrame
#ilmubatin
#suhandonowijoyokusumo
#gurubatin
Komentar
Posting Komentar