bangle
7. Bangle (Zingiber montanum / Cassumunar Ginger)
Nama-Nama Bangle
Nama Indonesia: Bangle
Nama Latin: Zingiber montanum (sinonim: Zingiber cassumunar)
Nama Inggris: Cassumunar Ginger
Nama Jawa: Bangle
Nama Sunda: Banglé
Famili: Zingiberaceae
Deskripsi Tanaman
Bangle adalah tanaman rimpang yang masih satu keluarga dengan jahe, kunyit, dan lempuyang. Tanaman ini tumbuh hingga 1–2 meter dengan daun memanjang dan bunga yang indah.
Rimpangnya berwarna kuning pucat hingga cokelat muda, memiliki aroma tajam yang khas, serta rasa sedikit pedas dan pahit.
Kandungan Utama
Bangle mengandung berbagai senyawa alami, antara lain:
Minyak atsiri
Terpinen
Sabinene
Terpineol
Flavonoid
Saponin
Fenilbutanoid
Kandungan minyak atsirinya cukup tinggi sehingga menghasilkan aroma yang kuat.
Manfaat Tradisional
Untuk Kebugaran Tubuh
Digunakan secara tradisional untuk membantu menjaga stamina.
Menjadi bahan dalam berbagai ramuan jamu Nusantara.
Untuk Kenyamanan Otot dan Sendi
Sering digunakan dalam minyak gosok dan ramuan luar tradisional.
Digunakan untuk membantu mengurangi rasa pegal setelah aktivitas fisik.
Untuk Pencernaan
Digunakan secara tradisional untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada perut.
Untuk Perawatan Pasca Melahirkan
Dalam tradisi Jawa, bangle sering menjadi bahan ramuan perawatan ibu setelah melahirkan.
Cara Membuat Jamu Bangle
Bahan
30–50 gram bangle segar
500 ml air
Gula aren secukupnya
Cara Membuat
1. Cuci bersih rimpang bangle.
2. Iris tipis atau memarkan.
3. Rebus selama 15–20 menit.
4. Tambahkan gula aren sesuai selera.
5. Saring dan minum hangat.
Penggunaan Luar Tradisional
Boreh atau Param
Bangle sering dicampur dengan:
Kunyit
Jahe
Kencur
Minyak kelapa
Kemudian dioleskan pada bagian tubuh tertentu untuk memberikan rasa hangat.
Budidaya Bangle
Syarat Tumbuh
Tanah gembur dan subur.
Curah hujan cukup.
Iklim tropis hangat.
Ketinggian 0–1.500 meter dpl.
Panen
Dipanen pada umur 8–12 bulan.
Rimpang tua memiliki aroma lebih kuat.
Dalam Tradisi Nusantara
Bangle merupakan salah satu bahan penting dalam:
Jamu tradisional Jawa
Ramuan pasca melahirkan
Boreh Bali
Minyak urut tradisional
Param dan lulur herbal
Tanaman ini telah digunakan secara turun-temurun selama ratusan tahun.
Perspektif Spiritual Tradisional
Dalam beberapa tradisi Nusantara, aroma kuat bangle dipercaya membantu menciptakan rasa hangat, nyaman, dan bersemangat. Oleh karena itu, bangle sering digunakan dalam ritual perawatan tubuh yang bertujuan menjaga keseimbangan fisik dan mental.
Fakta Menarik
Bangle masih satu keluarga dengan jahe dan kunyit.
Aromanya lebih tajam dibandingkan jahe biasa.
Banyak digunakan dalam produk minyak gosok tradisional Indonesia.
Menjadi salah satu bahan penting dalam perawatan tradisional ibu setelah melahirkan.
Ringkasan
Bangle adalah tanaman herbal Nusantara yang kaya minyak atsiri dan telah lama digunakan dalam jamu, minyak urut, boreh, serta perawatan tradisional. Secara turun-temurun, bangle dimanfaatkan untuk membantu menjaga kebugaran tubuh, kenyamanan otot dan sendi, kesehatan pencernaan, serta perawatan pasca melahirkan.
Komentar
Posting Komentar