KUNDALINI — Diam yang Tidak Bisa Dihindari

KUNDALINI — Diam yang Tidak Bisa Dihindari

Kundalini tidak pernah pergi.
Ia hanya menunggu.

Menunggu sampai manusia lelah berpura-pura kuat.
Menunggu sampai pencarian berhenti jadi pelarian.
Menunggu sampai keheningan tidak lagi ditakuti.

Ia tidak datang sebagai ledakan,
melainkan sebagai kejelasan.
Tiba-tiba hidup terasa telanjang—
tanpa alasan, tanpa cerita tambahan.

Kundalini tidak bertanya apa yang kau baca,
atau siapa gurumu.
Ia membaca tubuhmu:
napasmu, keteganganmu, cara kau berdiri di dunia.

Jika hidup masih penuh dorongan untuk diakui,
energi ini akan tetap tidur.
Bukan menghukum—
hanya tidak mau bekerja sama dengan kebohongan.

Saat ia bergerak,
tidak ada musik surgawi.
Yang ada justru sunyi yang jujur.
Di sanalah luka lama naik ke permukaan,
bukan untuk disembuhkan dengan cahaya,
tetapi dengan kehadiran penuh.

Kundalini bukan tentang naik.
Ia tentang menyatu.
Tubuh berhenti ditinggalkan.
Hidup berhenti ditunda.

Dan ketika prosesnya matang,
tidak ada lagi cerita tentang pencerahan.
Yang tersisa hanya manusia biasa
yang tidak lagi berperang dengan dirinya sendiri.

Itulah tanda Kundalini bekerja:
tidak dramatis,
tidak heboh,
namun tak bisa diputar kembali.
#kundalinisejati
#trisulavedha
#kesadaranmurni
#energitinggibukanmainan
#spiritualberkelas
#jalankesadaran
#meditasidalambukanrame
#ilmubatin
#suhandonowijoyokusumo
#gurubatin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

solfeggio

penjelasan kundalini golden flower level 33

kgf 33