KUNDALINI — Tenaga yang Bangun Saat Manusia Berhenti Berpura-pura
KUNDALINI — Tenaga yang Bangun Saat Manusia Berhenti Berpura-pura
Kundalini tidak bangun karena mantra.
Tidak karena ritual.
Tidak pula karena ingin “cepat tercerahkan”.
Ia bangun saat kebohongan batin berhenti dipelihara.
Ia adalah energi paling jujur di dalam diri manusia.
Ia tidak bisa disuap oleh keyakinan,
tidak bisa dipercepat oleh ambisi,
dan tidak bisa dipamerkan tanpa harga.
Kundalini tinggal di tempat paling dasar
karena di sanalah kenyataan hidup bermula:
takut, lapar, nafsu, bertahan hidup.
Siapa yang ingin naik
harus terlebih dulu berdamai dengan akar.
Saat Kundalini bergerak,
yang pertama disentuh bukan cakra mahkota,
melainkan ketegangan hidup yang lama dipendam.
Luka lama muncul.
Emosi lama naik.
Bukan untuk menghancurkan—
melainkan untuk dibereskan.
Inilah sebabnya orang bijak berkata:
lebih baik Kundalini tidur
daripada bangun di rumah yang berantakan.
Energi ini tidak berbahaya.
Yang berbahaya adalah ego yang belum selesai
memegang energi sebesar ini.
Kundalini tidak membuatmu merasa istimewa.
Justru sebaliknya—
ia membuatmu sangat biasa, sangat membumi, sangat bertanggung jawab.
Tidak banyak bicara tentang kesadaran,
karena kesadaran sudah hidup
di cara berjalan, bekerja, dan diam.
Ia tidak membawamu ke luar tubuh.
Ia memasukkanmu sepenuhnya ke dalam hidup.
Tidak lari.
Tidak melayang.
Hadir.
Dan ketika ia benar-benar matang,
yang tersisa bukan cahaya spektakuler,
melainkan ketenangan yang tidak butuh saksi.
Itulah tanda Kundalini bekerja dengan benar:
hidup sederhana,
hati jernih,
dan tidak ada lagi yang perlu dibuktikan.
Komentar
Posting Komentar